Sabtu, 08 Februari 2020

Ada Hutan Bambu di Fushimi Inari Taisha Jepang


Hutan bambu di Fushimi Inari Taisha
Fushimi Inari Taisha sepertinya menjadi tempat wajib yang harus dikunjungi jika ke Kyoto, Jepang. Rasanya belum ke Kyoto kalau belum foto di Torii Gates warna orange yang berjejer itu. Nah karena tempat ini tu terkenal bangett, bakalan susah dapet foto saat sepi, dan ternyata di dalam area Fushimi Inari ini ada hidden place yang bener - bener sepi. Suasananya sangat kontras dengan area yang biasa dilewati tourist.

Torii Gates 
Cara Menuju Fushimi Inari

Menurut saya transportasi yang paling efektif di Kyoto adalah bis. Ada daily bus pass yang dapat langsung dibeli melalui supir bus pada saat pertama kali kita naik bis. Harga daily bus 600 Yen bisa dipakai sepuasnya seharian, lebih hemat daripada bayar satuan sekali naik 230 Yen. Cara menggunakannya cukup tunjukan tanggal pemakaian yang tercetak dibelakang kartu ke supir bis.

Saat di Kyoto saya menginap di Kotoha Kiyomizu, hotel ini rekomen sekali. nanti akan saya bahas lebih detil tentang hotel di Kyoto di tulisan saya yang berikutnya. Dari Hotel Kotoha Kiyomizu naik bis dari bus stop Gojozaka (300m dari hotel) no 100 arah Higashimaya Nanajo, setelah 3 stop turun untuk transfer bis No 5 arah Takeda Eki setelah 5 stop turun di Inari Taisha Mae.

Hidden Place Fushimi Inari Taisha

Mulai masuki Torii gates di jalur yang biasa, melewati gerbang, kuil utama, dan naik seperti biasa. Nah saat sampai di pertigaan (ditandai warna merah di map) berjalanlah di area luar ke arah kanan. Ada tangga turun ke arah toilet, disitu ada jalan setapak ikuti jalan itu. Jalannya memang sepi banget tapi tidak lama akan langsung terlihat hutan bambu nya. Nanti akan melewati kuil kuil kecil juga. Kalau kira - kira sudah jalan selama 10 menit belum ketemu juga berarti kamu kesasar. Hehe..

Ikuti anak panah merah

Hutan Bambu di Fushimi Inari

Kuil menuju hutan bambu











Ini sebelum naik ke Torii gates 


Torri gates









Kamis, 06 Februari 2020

Trip ke Miyagi Zao Fox Village Jepang dari Tokyo


Lucu - lucu banget ya Fox nyaa,, tapi jangan salah mereka liar dan galak. Harus sangat hati - hati kalau ga mau digigit.
Zao Fox Village terletak di Miyagi, Sendai, timur kota Tokyo. Manfaatkan JR Pass yang kamu punya untuk menuju kesana, karena biaya kereta yang dibutuhkan sekitar 18.600 yen PP dari Tokyo station menuju Shiroishi Station mahal banget kan. Biaya ini dicover jika kamu punya JR Pass.

Cara Menuju Zao Fox Village

Dari Tokyo Station naik JR Yamabiko arah Sendai (Miyagi), turun di Fukushima Station untuk transfer JR Tohoku Main Line (Kuroiso-Marioka) arah Sendai (Miyagi) kemudian turun di Shiroishi (Miyagi). Jangan salah stasiun karena ada 2 stasiun dengan nama yang mirip, Shiroishi & Shiroishizao, pilih yang Shiroishi ya. Untuk sampai ke Zao Fox Village ada shuttle bus dari Shiroishi Station dengan biaya 200 yen saja, namun jadwal bis hanya setiap hari Selasa dan Jumat tiap minggu nya, itu pun hanya berangkat jam 07.50 dan 13.35. Lama perjalanan bis sekitar 1 jam. Jadwal kembali dari Zao Fox Village menuju Shiroishi Station jam 14.20. 
Jadi shuttle bus ke Zao Fox Village hanya bisa dimanfaatkan 1 kali (berangkat atau pulang) sisanya harus menggunakan Taxi biayanya sekitar 4.200 Yen
Saran saya berangkat menggunakan shuttle bus, pulangnya naik Taxi, nanti dalam perjalanan atau saat sampai sana bisa cari sharingan tourist lain supaya biaya Taxi lebih murah. hehe

Pintu Masuk Zao Fox Village

Entrance fee Zao Fox Village 1.000 Yen, dan 200 Yen jika ingin membeli makanan untuk Fox. Tidak banyak yang bisa di explore disini, waktu paling lama mungkin hanya sekitar 30 menit.





informasi detail seputar Zao Fox Village bisa diklik di website ini














Shinhotaka Ropeway & Shirakawago dari Takayama


Shirakawago dari view point

Pada Januari 2020 saya dan 1 orang teman saya menuju Takayama dari Kyoto menggunakan JR pass. Saya sangat berharap dapat melihat salju tebal di Shirakawago seperti yang banyak saya lihat di google. Beberapa kota yang bisa disinggahi sebagai tempat transit menuju Shirakawago seperti Takayama, Kanazawa atau Toyama. Saya memilih Takayama, karena saya juga ingin mampir ke Shinhotaka untuk mencoba naik Double Decker Shinhotaka Ropeway.
Pagi hari dari Kyoto saya naik kereta Hikari menuju Nagoya dan harus transfer kereta Wide View Hida langsung menuju Stasiun Takayama. Biaya yang dibutuhkan sekitar 9.350 yen namun sudah dicover oleh JR pass.
Saya menginap selama 1 malam di Country Hotel Takayama, hotelnya sudah agak tua namun lokasi sangat strategis yaitu persis didepan Terminal Nohi Bis, posisi terminal bis ini hanya disebelah stasiun kereta Takayama. Jadi setelah turun dari stasiun tinggal jalan kaki saja menuju hotel.

Shinhotaka Ropeway
View dari dalam Shinhotaka Ropeway
Setelah menitipkan koper di hotel, kami langsung menuju Terminal Bis Nohi untuk membeli tiket menuju Shinhotaka Ropeway. Nohi bus juga menjual tiket bundling dengan Ropeway, jadi kami membeli tiket bis PP Takayama - Shinhotaka termasuk Ropeway senilai 6.000 Yen langsung di counter nohi Bus Takayama. Biaya ini termasuk lebih murah jika dibandingkan dengan membeli satuan. Contoh Tiket bis Nohi Takayama - Shinhotaka 1 kali jalan 2.200 Yen, Shinhotaka Ropeway roundtrip 2.900 yen, biaya total 7.300 yen lumayan kan selisihnya 1.300 Yen.
Jadwal Nohi Bus Takayama - Shinhotaka bisa diliat di sini
Nohi Bus didepan pintu masuk Shinhotaka Ropeway
 
Free Foot Onsen
Full of snow

Kembali dari Shinhotaka Ropeway kami mencicipi Gyoza di Hida Takayama Gyoza Sohonzan jalan kaki saja dari Country Hotel sekitar 700 m.


Boneka Gyoza


Shirakawa-go
Pesan penting sebelum merencanakan trip ke Shirakawago, wajib banget beli tiket Nohi bus online yang dibuka 1 bulan sebelum tanggal keberangkatan melalui website Japan Bus Online. Shirakawago adalah tempat yang sangat populer untuk dikunjungi terutama saat winter, tiket bus cepat sekali habis termasuk kami yang tidak kebagian. Akhirnya terpaksa kami membeli half day tour Shirakawa-go melalui Klook senilai Rp. 580.000 an. Padahal tiket bis saja dari takayama menuju Shirakawago hanya 2.600 yen. Jika kalian memang ingin kembali lagi ke Takayama memang lebih murah beli half day tour dari Klook karena sudah termasuk tiket bis PP Takayama - Shirakawago. Namun perjalanan kami hanya 1 way, setelah dari Shirakawago kami langsung menuju Kanazawa. Tiket Nohi Bus Shirakawago - Kanazawa juga kami beli sebelumnya melalui website Japan Bus Online, jika beli on the spot pasti tidak kebagian.

Agak kecewa di Shirakawago saya tidak menemukan salju tebal yang saya bayangkan sebelumnya, bulan januari 2020 ini kata orang jepang musim dingin yang hangat, salju tidak turun seperti di tahun - tahun sebelumnya :(





Shirakawago tanpa salju :(